Belajar Bersabar dengan Diri Sendiri

Bacaan Kitab Suci : Matius 13:24-30,36-43

“Biarkanlah keduanya tumbuh bersama sampai waktu menuai.”

Dulu saya punya kebiasaan mengucapkan kata-kata kotor dan kasar. Saya ingin berhenti, tapi kok rasanya sulit sekali. Saya sering gagal dalam usaha saya meninggalkan kebiasaan itu, dan kadang-kadang saya merasa kecewa dengan kegagalan saya, tapi ya sudahlah, saya tetap berusaha untuk menghentikannya. Suatu ketika, tiba-tiba saya sadar bahwa saya sudah berhenti untuk mengucapkan kata-kata kotor dan kasar dalam waktu yang cukup lama. Saya kaget dan bersyukur kepada Tuhan. Rupanya waktu Tuhan tidak sama dengan waktu saya.

Saya rasa, pengalaman di atas itu, juga pernah Anda alami. Kita ingin membasmi sikap jelek dalam diri kita, tapi ternyata sering gagal. Saya pikir ini adalah bagian dari rencana Allah yang menghendaki “gandum dan lalang tumbuh bersama sampai waktu menuai.” Hal-hal semacam ini juga diizinkan Tuhan untuk mengajar kita bahwa hanya Dia saja yang sanggup membersihkan diri kita. Kita hanya dapat mencabut “lalang” dalam diri kita kalau kita mau terbuka menantikan saat Ia “menuai” dan mencabut lalang dari diri kita. Mari kita menantikan saat Ia menuai dengan melanjutkan usaha pertobatan kita.

Tuhan, ajarlah aku menantikan saat Engkau mencabut segala lalang dalam diriku dengan tekun berdoa dan dengan pertobatan terus-menerus. Bebaskan aku dari kejahatanku dan jauhkanlah aku dari segala yang jahat.

Written by Daniel Pane

Tinggalkan komentar

Filed under Oase

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s