20 Februari, Santo Nemesius, Martir

Nemesius berasal dari Mesir. Ketika Kaisar Desius melancarkan aksi pengejaran terhadap orang-orang Kristen, Nemesius berada di Aleksandria. Ia bukan saja seorang beriman yang saleh, tetapi juga rasul yang aktif menyebarkan iman Kristen diantara kaum kafir. Keaktifannya ini menyebabkan dia dibenci oleh banyak orang kafir.

Oleh orang-orang kafir yang membencinya, ia diadukan kepada pemerintah namun terbukti tidak bersalah. Setelah beberapa lama, Nemesius ditangkap lagi karena imannya akan Kristus. Ia di hadapkan ke muka prefek Romawi di Aleksandria untuk diadili. Di depan hakim, Nemesius dengan berani menyebut dirinya orang Kristen dan seorang rasul Kristus. Ia disesah dan disiksa dengan kejam, namun semuanya itu ditanggungnya demi cintanya kepada Kristus Penebus.

Ia mengalami benar-benar bahwa seperti para rasul di hadapan Dewan Sanhendrin, ia telah dipandang layak untuk menderita penganiayaan dan penghinaan karena Yesus. Akhirnya ia di bakar hidup-hidup bersama beberapa orang penjahat. Peristiwa naas tersebut disaksikan oleh beberapa orang serani dan prajurit-prajurit Romawi. Para prajurit itu menghiburnya dan menyediakan makanan baginya sebelum menghadapi saat hukuman mati itu. Para prajurit itu pun kemudian di hukum mati karena ketahuan mendampingi Nemesius dengan memberi hiburan dan makanan. Nemisius di bakar pada tahun 247.

Tinggalkan komentar

Filed under Orang Kudus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s